Pasar Seni ITB 2010 (Catatan Perjalanan Kang Somad)
- 2 / 3 -

Huufhhh…singkat cerita akhirnya sampe juga di lokasi.  Suasana di Jl. Ganeca sudah sangat padat nyaris tak ada ruang untuk melangkah semua bercampur baur ibu2, bapak2 anak-anak, abg, mahasiswa, seniman, pedagang, tukang copet, semua seseleket mencari ruang untuk bisa berjalan. Dan kita pun disambut oleh pemandangan indah banyaknya mojang-mojang gareulis yang wara-wiri ditengah kemacetan lalu lintas orang-orang.. Eeehh.. sebentar kang…interupsi. Kita teh mau ceritain mojang gareulis apa mau cerita pasar seni.. aduuhh kamu ngeganggu aja..pen.. kembalikan keyboard saya, kamu mah orang lagi nulis malah diinterupsi sagala..maaf pembaca itu tadi si pepen partner saya mengganggu jalan cerita pake interupsi sagala rupa. Sok ah kita terusin. Ya.. banyak mojang gareulis di tengah2 keramaian, tapi bukan itu tujuan kita kesini, kita ingin menikmati karya-karya para seniman bandung yang terkenal kreatif, dan akhirnya kita menemukan deretan karya seni instalasi para mahasiswa ITB yang temanya bermacam-macam yang bagi orang awam seperti kita bikin otak jungkir balik mikirin maksud dari karya tersebut.

Lalu terlihat dari jauh deretan tabung gas 3 kiloan yang digantung pada batang-batang bambu, penasaran akhirnya kita deketin. Wahh.. ternyata ini hasil karya salah seorang dedengkot seniman di Bandung kang Tisna Sanjaya, tabung gas yang digantung diberi tulisan yang berbunyi “Densus 88 lupa teroris di dapur” karya ini menyentil kisah banyaknya tabung gas yang -seperti bom juga- meledak namun tidak seperti terorisme yang sampai dibentuk satuan khusus utuk menanganinya sementara tabung gas yang juga sama-sama meledak tidak ada perhatian khusus dari pemerintah.

Selanjutnya kita mendekati kerumunan orang yang berada di sekeliling sebuah monumen berupa tumpukan sepeda yang rupanya adalah sebuah “Tumpeng Sapedah” sebuah karya unik yang rasanya belum pernah ada dimanapun berupa sepeda yang ditumpuk menggunung hingga menyerupai sebuah tumpeng hasil kreatifitas kelompok pecinta sepeda di Bandung…luar biasa kereenn.  Kemudian tak jauh dari situ terpampang sebuah baliho/poster besar yang terdiri dari beberapa ilustrasi poster layar tancep bertema film jadul dengan judul-judul dan gambar yang norak abiss alias kampungan, karya ini menjadi objek perhatian karena poster tersebut dibagian wajahnya dibuat bolong sehingga pengunjung bisa menampilkan wajahnya senarsis mungkin di bagian poster yang bolong tersebut untuk kemudian diabadikan dengan kamera, hi…hi.. lucu juga ngeliat macem2 ekspresi orang yang difoto.

Selanjutnya kita menjumpai karya seni kontemporer dari “nato” dengan tema “Ayat-ayat Alam” yang menampilkan sisa-sisa kayu (atau mungkin akar) pohon yang dipahat dengan detail yang sangat rumit sehingga menghasilkan karya yang menakjubkan. Lebih kedalam kita menjumpai onggokan patung wanita dari logam yang sudah rusak yang ternyata adalah hasil karya sang maestro Nyoman Nuarta yang pastinya kita sudah tidak asing lagi dengan karya-karya masterpiecenya. Terdapat keterangan tentang patung-patung tersebut, ternyata patung tersebut adalah sebuah karya yang diberi judul “3 Mojang” yang sebelumnya dipasang sebagai monumen di Kota Bekasi – Jawa Barat, yang kemudian dibongkar paksa atas permintaan sekelompok orang dari salah satu ormas Islam, juga ditampilkan keterangan filosofis dari monumen tersebut dan beberapa foto dari aksi demonstrasi yang menolak keberadaan monumen tersebut. Masih banyak lagi karya-karya lain seperti panggung-panggung band, pertunjukan musik tradisional, dan banyak happening art – happening art lainnya, semua menunjukkan bahwa kreatifitas seniman dan anak-anak muda bandung memang gak pernah ada matinya.

Pasar Seni ITB 2010


Respons

Ada 3 respons untuk “Pasar Seni ITB 2010 (Catatan Perjalanan Kang Somad)”.

  1. asti

    oWh..ternyata di Bandung ada acara yg kyk giTu ya… kyk’a seru tuh.. coBa di kotaQ jg ada.. jaDi pnGen kUliah di bdg nih..

  2. dudumaman

    Ngmeng2 itu si abang nyampe kaga ke tempat tujuannya..

    1. Abu Izzy

      Ha..ha… emang.. dasar somaaaddd ente mah niatnya ngelaba…

Beri Respons